![]() |
![]() |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
![]() |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Halal Bihalal DAN PERESMIAN KANTOR PERHIMPUNAN ALUMNI JERMAN
Pada Jumat, 17 Oktober 2008 lalu Perhimpunan Alumni Jerman -PAJ menggelar Halal Bihalal yang sekaligus peresmian sekretariat PAJ yang baru di Pertamina Learning Center, Jl. Sinabung II Terusan Simprug, Jakarta Selatan. Acara halal bihalal dan peresmian kantor ini di buka langsung oleh ketua umum PAJ Suchjar Effendi sedangkan gunting pita pita sebagai simbol diresmikannya sekretariat baru PAJ dilakukan oleh Ari Soemarno Direktur Utama Pertamina yang juga Dewan Penasehat PAJ. |
|
PAJ GELAR TURNAMEN GOLF PIALA GUBERNUR DKI JAKARTA |
Pada Sabtu, 9 Agustus 2008 lalu Perhimpunan Alumni Jerman menggelar turnamen golf piala Gubernur DKI Jakarta di Damai Indah Golf & Country Club - PIK Course. Turnamen ini diselenggarakan atas kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang didukung oleh banyak sponsor. Acara yang diikuti tidak kurang dari 130 peserta yang terdiri dari Alumni Jerman, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Sponsorship, lembaga Jerman, dan lainnya ini dimulai mulai pukul 06.30 WIB. ![]() Diharapkan kegiatan ini terus berkelanjutan setiap tahunnya. Turnamen ini berhadiah hole in one dua buah mobil yaitu Audi A3 dan Mercedes Benz C class. Namun, hingga akhir pertandingan, sayang sekali tidak ada satu peserta pun yang berhasil melakukan hole in one.
BAKTI SOSIAL PAJ DI PERINGATAN HARGANAS DI JAKARTA UTARA |
Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ) berpartisipasi menyumbangkan alat pembuat lubang biopori yang bertepatan dengan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XV dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) V Tahun 2008 di pelataran Plaza Barat, Kantor Walikota Jakarta Utara, 22 Juli lalu.
Peralatan pembuat lubang biopori diserahkan langsung oleh Ketua Umum Dipl.-Betrw. Suchjar Effendi. Tujuan dari pemberian dari alat-alat tersebut adalah salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan yang ada. Diharapkan dari pembuatan lubang-lubang biopori ini dapat meminimalisasi krisis lingkungan yang terjadi di Jakarta seperti banjir dan keringnya air tanah. Dalam sambutannya, Sri Hartati Fauzi Bowo, Ketua Tim Penggerak PKK Propinsi DKI Jakarta mengatakan, sosialisasi pembuatan lubang biopori ini dapat dilakukan dimana saja, kepada siapa saja, dan kapan saja. “Kita bisa mengampanyekan program peduli lingkungan ini di mana saja kita berada baik di lingkungan keluarga, tetangga, maupun tempat kerja,” jelas Isteri orang nomor satu di DKI Jakarta ini dalam sambutannya.
Wanita yang akrab di sapa Tatik ini mengatakan, peringatan Harganas XV dan BBGRM V 2008 ini merupakan momentum yang baik untuk menggalang semangat kekeluargaan dan gotong royong, baik di lingkungan keluarga maupun di masyarakat. “Dengan semangat gotong royong, kita optimalkan gerakan perempuan Jakarta peduli lingkungan melalui pembuatan lubang resapan biopori. Untuk mengatasi eksositem air dalam tanah dan mengantisipasi banjir serta pengolahan sampah organik,” jelasnya. (www.beritajakarta.com) “Bahkan perhimpunan alumni Jerman telah menyatakan kesediannya untuk membantu alat biopori secara bertahap dan berkelanjutan. Pada tahap awal, hari ini mereka telah turut menyumbangkan alat tersebut,” tambah Tatiek. GET TOGETHER PAJ KE-3 |
![]() |
![]() Untuk ketiga kalinya Bidang Bisnis Development Perhimpunan Alumni Jerman - PAJ menggelar acara get together. Get Together yang diselenggarakan pada Sabtu, 19 Juli 2008 di Goethe Institute Jl. Sam Ratulangi ini mengundang Direktur Utama Pertamina Ari Soemarno sebagai keynote speech, Dipl.-W.ing. Prijono Sugiarto dari Astra Internasional, Dipl.-Ing. Rocky Gondobroto, operation Director System Engineering dan ESQ (Emotional Spiritual Quotient). Acara yang dimulai pukul 13.30 WIB ini dihadiri tidak kurang dari 50 orang alumni Jerman.
PAJ Berikan Sumbangan Biopori |
Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ), WUSKI, dan DIGM memberikan bantuan kepada masyarakat, Jumat 27 Juni 2008 dalam kegiatan Gebyar Posyandu di Posyandu Melati RW 05 Kelurahan Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Dalam kesempatan ini, PAJ menyumbangkan alat pelubang tanah untuk biopori, DIGM menyumbangkan vitamin, sedangkan WUSKI menyumbang buku-buku tulis bagi anak-anak sekolah. PAJ diwakili oleh Ketua Umum Suchjar Effendi dan Dr. Rudi Afnan Direktur eksekutif, sedangkan dari DIGM diwakili oleh dr. Abraham Simatupang.
Kehadiran PAJ, DIGM dan WUSKI ini disambut baik oleh Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta Sri Hartati Fauzi Bowo. Dalam pidatonya, Mpok Tatiek, sapaan akrab isteri orang nomor satu di DKI Jakarta ini, menyatakan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Gebyar Posyandu di Jakarta tidak semata digerakan oleh TP PKK DKI Jakarta saja, melainkan juga berkat dukungan mitra PKK dan peran serta masyarakat. "Kunjungan ini diharapkan mampu memberikan input yang bermanfaat bagi perkembangan dan pertumbuhan posyandu di DKI Jakarta. Kesempatan seperti ini bisa dijadikan sebagai sarana untuk saling tukar informasi," katanya sebagaimana dikutip dari Berita Jakarta. Sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan kota Jakarta, TP PKK DKI Jakarta tengah menyosialisasikan tentang pentingnya pembuatan lubang biopori di lingkungan sekitar, baik di pemukiman, perkantoran dan lainnya. Pasalnya, lubang ini akan bermanfaat sebagai resapan air sehingga selain berfungsi untuk meminimalisasi banjir juga sebagai penyerap air genangan untuk cadangan dalam tanah ketika musim kemarau tiba. (PAJ) Makan siang bersama gubernur dki jakarta & dirut pertamina |
Pada 5 Juni 2008 lalu, sekira 30 orang pengurus Perhimpunan Alumni Jerman - PAJ mengadakan tatap muka sambil makan siang dengan Gubernur DKI Jakarta, Dr.-Ing. H. Fauzi Bowo selaku ketua Dewan Kehormatan PAJ dan Dirut Pertamina Ari Soemarno selaku ketua Dewan Penasehat PAJ di Hotel Borobudur, Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Fauzi Bowo berharap agar kebersamaan yang tengah dibangun oleh pengurus PAJ bisa dijaga dan terus ditingkatkan. "Saya berharap kebersamaan ini (pengurus PAJ, Red) bisa kita jaga. Kita bisa mengerjakan banyak kegiatan bagi perkembangan Alumni Jerman," harapnya dihadapan pengurus PAJ dalam sambutannya. Foke sapaan akrab Fauzi Bowo mengingatkan pengurus PAJ perlunya menjalin jaringan kerja sama lebih erat dengan Jerman untuk kepentingan bangsa dan negara.
Acara ini diprakarsai oleh Ari Soemarno selaku Ketua Dewan Penasehat PAJ. Untuk pertemuan berikutnya Fauzi Bowo bersedia menjadi pemprakarsa alias tuan rumah bagi acara tersebut. AUDIENSI PAJ DENGAN GUBERNUR DKI JAKARTA |
Tiga belas orang Pengurus Pusat Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ) Periode 2007 - 2010 melakukan audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta, Dr.-Ing. H. Fauzi Bowo di gedung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kamis, 6 Maret 2008 lalu.
Disela-sela kesibukannya, Foke panggian akrab Fauzi Bowo yang juga ketua Dewan Kehormatan PAJ menerima pengurus PAJ yang sekaligus memberikan laporan kegiatan dan rencana kegiatan tahun 2008 PAJ. Acara dimulai Suchjar Effendi Ketua Umum PAJ memaparkan laporan kegiatan Pengurus Pusat PAJ periode 2007 - 2010 yang dalam kurun waktu tujuh bulan terdapat 41 kegiatan yang telah dikerjakannya. "Hal ini menunjukkan tingkat produktifitas dan semangat kerja para pengurus yang cukup tinggi," imbuh Suchjar Effendi.
Dikatakan Suchjar, PAJ mendapat dukungan yang sangat baik dari berbagai pihak seperti Kedutaan Besar Jerman (pemerintah Jerman), lembaga-lembaga Jerman, Goethe Institute, dll. Selain itu pula, PAJ telah melakukan kunjungan dan pertemuan dengan PAJ daerah seperti PAJ Aceh, PAJ Medan, PAJ Banten, PAJ Bandung, PAJ Samarinda, dan ke daerah lainnya. Fauzi Bowo merespon sangat baik kegiatan yang telah dikerjakan PAJ dan program kegiatan ke depannya. Dia berjanji akan mensuport kegiatan PAJ semampu yang dia bisa lakukan. Fauzi menegaskan, jika PAJ memiliki akses untuk menempatkan expert Jerman di pemprov DKI Jakarta, diharapkan expert tersebut dapat memberikan atau membantu membuka akses dengan foundation atau perusahaan di Jerman. Para pengurus yang hadir dalam pertemuan tersebut : Prof. Dr. Bachtiar Aly, Phil. wakil ketua Dewan Kehormatan; Dipl.- Ing. Sugeng Supriatna anggota Dewan Penasehat; Dipl.- Ing. Wally Saleh anggota Dewan Penasehat; Dipl.-Betrw. Suchjar Effendi Ketua Umum;Dipl.-Ing. Pascal Tampubolon Wakil Ketua I; Dr. Rachman Sjarief Wakil ketua II; Dipl.-Ing. Makhdonal Anwar, M.A. Sekjen; Dipl.-Ing. Iwan Tutuka Pambudi, PhD. wakil Sekjen; Dr. Rudi Afnan Direktur Eksekutif; Dipl.-Ing. Dewi Laksmi Ketua Bidang Sosial & Budaya; Hendro anggota Bidang Sosial Budaya, dan Meidy Juniarto, SH. wakil ketua bidang sosial budaya.***
Bidang bisnis development gelar GET TOGETHER kedua Untuk yang kedua kalinya BBD [Bidang Business Development] Perhimpunan Alumni Jerman menggelar Get Together. Acara yang di gelar di Goethe Institute, Jl. Sam Ratulangi, pada Sabtu, 1 Maret 2008 lalu dihadiri tidak kurang dari 170 alumni Jerman dan beberapa undangan.
Kegiatan reguler tiga bulanan yang bertujuan untuk mempertemukan kelompok bisnis Alumni Jerman dengan perusahaan Jerman ini dihadiri oleh tokoh-tokoh Aljer seperti Dipl.-Ing Angki Camaro, Managing Director PT HM Sampoerna Tbk. salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia yang juga sebagai pembicara, Dr. -Ing. Gunadi Sindhuwinata, President Director PT Indomobil, Rudi Borgenheimer Presiden Direktur PT. Mercedes-Benz Indonesia, Franz Xavier Augustin, Prof. Dr. Djisman Simandjuntak, Prof. Dr. Bachtiar Aly, dan beberapa undangan lainnya. Dalam kesempatan ini, Pof. Dr. Djisman Simandjuntak Direktur Eksekutif Prasetiya Mulya Business School memaparkan masalah etika bisnis. Menurutnya adanya perubahan dimensi baru bagi dunia korporat yaitu corporate science. Kalau dulu ilmu pengetahuan didukung atau dikerjakan hanya oleh pemerintah dan badan pendidikan, namun sekarang perusahaan sudah mulai melakukan penelitian, katanya. Bedanya pengelolaan ilmu pengetahuan oleh pemerintah dengan korporat, lanjutnya, kalau pemerintah dan badan pendidikan ketika melakukan penelitian untuk jangka panjang dan kepentingan publik (masyarakat), sedangkan korporat dalam melakukan penelitian hanya untuk laba perusahaan dan itu pun paling tidak untuk tiga tahunan.
Ditambahkan oleh Djisman, pengeluaran bangsa Indonesia untuk dunia pendidikan kalah jauh dengan pengeluaran penduduk untuk tembakau (rokok, Red). "Belanja masyarakat untuk tembakau dua kali lipat dibandingkan dengan dana pendidikan," tegasnya. Pointnya, tambahnya, investasi kita dalam manusia kalah jauh dari tetangga kita. Bukan pengetahuan yang menghasilkan pertumbuhan tapi pemakai pengetahuan yang menentukan pertumbuhan. Guru besar Prasetiya Mulya yang baru dikukuhkan 18 Februari 2008 lalu ini mengkhawatirkan akan terjadinya persaingan antara pangan dengan energi. Ketika jagung, kedelai dan bahan pangan lainnya dikonversi menjadi bio fuel, apa yang akan terjadi dengan manusia? Get Together kedua ini disponsori oleh Indomobil Group, PT. HM Sampoerna Tbk., Penerbit Erlangga, Gamalama Seafood, Handi Kraft, Studienkolleg Indonesia, PT Logika Teknik, dll.***
NEXT >>> GALERI FOTO GET TOGETHER II
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Teras | Web Design & Content Management by: CMC - Community Media Consultant | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||